Oktober oh Oktober...

Bulan oktober adalah bulan sebelum november dan ia juga dikenal sebagai bulan ke sepuluh dalam penanggalan masehi..

dibulan Oktober ini,kami dari redaksi Foolishzine ingin menyampaikan informasi bahwa akan ada empat minggu di bulan ini..

jadi..pergunakan waktu sebaik mungkin di hari-hari biasa, dan bersenang-senanglah di akhir minggu..

Selamat bulan oktober bagi yang merayakan nya!


Tetapkan acungkan jempol untuk negara sendiri..
dan jari tengah untuk para musuh-musuh negara..
Indonesia Unite!

Sekian..Wassalam..Sayonara dan sampai jumpa..


- FOOLISHZINE -


Rabu, Januari 14, 2009

Aku Lelah..

sudah ke 38 kalinya aku gagal dalam bercinta...

kucampakkan celana dalam lusuh ku ke ember kesayangan pemberian mantan pacarku..masih tersisa bercak kekuningan akibat semalam,tanda mata dari mantan pacarku yang terakhir..meninggalkan ku hanya karena ember kesayangan dari mantan pacar ku yang sebelumnya..


Aku rapuh malam ini..hanya saja aku bingung serapuh apakah aku ini?..apakah serapuh pohon asem di pinggir jalan depan rumah mantanku yang sering aku kencingin tiap malem minggu..atau serapuh nafas judul lagu Dewa 19 yang sudah dijadikan musik disco trung-tung-tung di warung remang-remang sebelah kosan ku?


aku mencoba menghela nafas panjang,tapi aku sadar nafasku tidak panjang..aku mencoba lagi menghela nafas pendek,tapi aku malah merasa itu tanggung dan setengah-setengah saja..jadi aku pun membatalkan niatku untuk menghela nafas..


lamunan ku buyar karena lengkingan suara dari kejauhan..Oh..dagang mie ayam langgananku yang selalu menyanyikan lagu "begadang"...suaranya mengganggu pikiranku..teringat rambut Afrodut nya yang mencakar langit biru,adalah kantong..kantong yang dapat raih bahagia..Ah...aku mulai penat dengan suara nya..


Kupanggil dia..dan mulai memainkan..lagu lama yang biasa kita nyanyikan..tapi tak sepatah kata yang bisa terucap,hanya ingatan yang ada di kepala...


Dia menoleh gelisah..tanda kalau dia gundah..sumpah serapah yang hampir punah di telaah tak juga musnah..


dia mendekat pelan tapi pasti..pelan tapi pasti mendekat..dia pasti, tapi pelan-pelan mendekat...tapi kenapa dia mendekat??? oh ya..aku lupa..dia mendekat karena aku memanggilnya tadi..


penyesalan yang dalam bergejolak di dalam hati..kenapa aku harus memanggilnya? lalu dia mendekat..dekat sekali..semakin dekat..


sekonyong-konyong dia mencium keningku,dan bertanya dengan penuh makna..."mie ayam mas??"...


seumur hidup aku baru merasakan seperti listrik tegangan tinggi mengalir di pembuluh darahku..kenapa ia mencium keningku?? kenapa ia tak mencium bagian-bagian tubuhku yang lain?


aku bertanya-tanya..dia dagang Mie ayam langgananku atau mantan pacarku yang baru saja memutuskan ku?? atau mantan pacarku yang berprofesi ganda sebagai dagang Mie ayam? atau dagang mie ayam yang menyamar menjadi mantan pacarku?..aku mencoba untuk memperhatikan wajah nya dalam-dalam..


Ternyata dia ikang Fawzi!! Ya! ikang Fawzi!!!! ia pun mulai bernyanyi dibawah temaram lampu disko panggung hiburan tahun 80an..


"pak cipak pak Preman preman..pak cipak pak metropolitan..Heoo..Heoo..!"


gemerlap kilatan ditubuhnya..seperti minyak goreng nenek ku yang dibalurkan di sekujur tubuhnya..membuat mataku silau..celana dan rompi kulitnya mengingatkan aku pada kulit kakek ku..


"Hallooooo..." ia menyapaku!..aku menjawab sapaan nya dengan Gontai..


Setelah ia bernyanyi dan menari, ia pun berlalu dengan gerobak Mie Ayam kesayangan nya. Aku mulai bingung dengan tingkah laku menyimpang nya..


Aku pun melanjutkan perjalanan ke Timur untuk mencari kitab suci, akupun bingung..apakah aku ini Sun go Kong atau aku adalah pria tanpa pacar yang mencari arah hidup..


Baru setengah perjalanan aku dikagetkan lagi dengan semilir angin dingin diiringi suara cekikikan kuntilanak yang memang sering berterbangan di sepanjang jalan dekat rumahku..


ia menyapa dengan manja "Haiiii...mau kemana tuuuuuh?"
"Mo tau aja lo..." jawabku dengan malas..sebenarnya aku sedikit malas bertegur sapa dengan nya, karena ia hanya mengandalkan cekikikan basi nya, tanpa kalimat apa-apa..Maklumlah, setan Indonesia memang Hobi ketawa-ketiwi saja..


malam semakin larut, rembulan mulai tenggelam di dalam gelapnya awan hitam pekat yang tak berkesudahan..Petir menyambar-nyambar..mulai dari meyambar Pepohonan yang tinggi, tiang listrik, lapangan Bola sebelah kos, dan Jemuran..


Aku mulai bingung lagi..apakah itu petir atau Maling? mengapa ia juga menyambar Jemuran? Hah..aku semakin penat dengan malam ini..malam yang membawaku kedalam pikiran kalut..seperti pembalut yang hanyut dengan lembut dan diemut-emut..


Aku lelah..aku akan berhenti..berhenti mencinta..mantan pacarku sudah sirna..bersama dengan Dagang mie ayam, kuntilanak, awan hitam dan petir..


Aku lelah...


- Jonskywonsky -